Halo sahabat selamat datang di website wafercoklatselamat.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Ide olahan daging yang tahan lama disimpan, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Setelah hari raya kurban, biasanya stok daging di rumah pun jadi cukup melimpah. Jika dimasak semua sekaligus dalam satu waktu kemungkinan sedikit merepotkan. Akan jadi mudah bosan juga dalam waktu dekat terus-terusan makan daging?

Untuk menyiasatinya kita bisa buat menu olahan daging yang cukup tahan lama. Bisa disimpan, kita pun bisa menikmatinya sewaktu-waktu.

Rendang

Menu olahan yang satu ini termasuk salah satu makanan khas Indonesia yang populer di luar negeri. Daging dimasak dalam waktu lama, sehingga teksturnya pun empuk dan bumbu terasa pekat. Hidangan ini cukup tahan lama dan disukai oleh banyak orang dari anak-anak hingga orang dewasa.

rendang sapi ide olahan daging yang tahan lama
Foto: instagram/wydiawydia22

Abon

Salah satu olahan daging yang punya banyak penggemar, abon bahkan bisa disimpan hingga sebulan di dalam toples setelah dibuka. Olahan daging yang dicincang halus dan dikeringkan ini umumnya memiliki citarasa manis dan gurih. Dapat disantap dengan nasi hangat, abon juga dapat dijadikan campuran kue atau dimakan langsung.

abon sapi olahan daging tahan lama
Foto: asianinspirations.com.au

Dendeng

Berbeda dengan rendang yang cenderung basah, bumbu dendeng biasanya lebih kering. Kalau tak ingin langsung memakannya dalam sekali waktu, dendeng bisa disimpan di dalam freezer menggunakan plastik atau wadah kedap udara.

dendeng makanan olahan daging tahan lama
Foto: angsarap.net

Baca juga: Supaya daging sate tak alot, lakukan ini saat mengolahnya

Bakso

Wah… siapa yang tak kenal bakso? Makanan favorit sejuta umat ini juga bisa jadi ide untuk aneka olahan daging yang tahan lama lho. Hidangan ini nantinya juga cocok untuk disajikan saat bersantai bersama keluarga di rumah pada hari libur untuk tetap di rumah saja.

bakso daging tahan lama
Foto: Fitri Sasmaya
Selalu dapatkan info, tips dan berbagai resep masakan di Kitchen Of Indonesia.
Follow us on:  Instagram: KitchenOfIndonesia  Facebook: Kitchen Of Indonesia  Youtube: Kitchen Of Indonesia

Itulah tadi informasi mengenai Ide olahan daging yang tahan lama disimpan dan sekianlah artikel dari kami wafercoklatselamat.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website wafercoklatselamat.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Martabak Manis Aneka Topping oleh - wafercoklatselamat.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Martabak manis dengan aneka topping siapa coba yang gak pengen mencicipinnya. Apalagi untuk camilan sore di rumah, wahhh pasti matap tuh Moms.

Untuk menghasilkan adonan martabak yang kenyal, lembut di dalam dan krispi di luar Anda bisa menggunakan tepung terigu berprotein tinggi. Jangan lupa memanaskan cetakannya terlebih dahulu, cetakan kurang panas hasilnya jadi kurang berserat.

Bahan :

  • 300 ml air hangat
  • 250 gr terigu protein tinggi
  • 50 gr kanji
  • 2 btr telur
  • 3 sdm gula pasir
  • 3/4 sdt soda kue
  • 1/2 sdt ragi
  • 1/2 sdt garam
  • 1,5 sdm margarin, lelehkan

Topping (Optional) :

  • Gula pasir
  • Keju
  • Meses
  • Cokelat Matcha
  • Kacang
  • Butter, olesan
  • Susu SKM

Cara Membuat :

Langkah 1: Campur ragi dan air hangat, tambah kan 1 sdm gula pasir, aduk rata sisihkan.

Langkah 2: Kocok gula dan telur dengan handwhisk (bisa juga menggunakan Food Chopper Mitochiba CH Series ) hingga tercampur rata, tuang sisa air, aduk. Masukan terigu dan kanji aduk rata. Masukan ragi dan margarin, aduk hingga semua adonan tercampur rata.

Langkah 3: Tutup dengan kain diamkan selama 30 menit. Buka kain, masukan soda kue, aduk.

Langkah 4: Panaskan cetakan martabak mini 7 lubang, tuang adonan sambil ditekan, lakukan hingga habis. Tunggu hingga adonan berlubang, taburi gula pasir, tutup. Kecilkan api.

Langkah 5: Jika sudah matang, angkat, oles dengan butter, kucuri SKM, beri topping sesuai selera. Sajikan.

source

Itulah tadi informasi dari poker online mengenai Martabak Manis Aneka Topping oleh - wafercoklatselamat.xyz dan sekianlah artikel dari kami wafercoklatselamat.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website wafercoklatselamat.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Resep Kue Pukis Empuk oleh - wafercoklatselamat.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Kue pukis merupakan salah satu kue tradisional yang bisa kita jumpai dimana saja, mulai dari kaki lima hinggal mall. Tapi tidak semua kue pukis cocok dilidah. Bagaimana jika membuatnya sendiri dirumah agar takaran dan rasanya pas, yang penting kita tau bahan-bahannya sehingga aman di konsumsi. Berikut resep lengkapnya;

Jika belum punya cetakan pukisnya, Anda bisa dapatkan di www.Dapurnesia.com/TREND

Bahan Fat :

  • 125 gr butter (cairkan)

Bahan Biang :

  • 50 ml air hangat
  • 20 gr gula pasir
  • 10 gr tepung pro sedang
  • 4 gr ragi

Bahan Basah :

  • 165 ml susu cair
  • 165 ml santan kental
  • 100 gr gula pasir
  • 80 ml susu kental manis
  • 1/2 sdt garam
  • 1 sdm vanilla essence

Bahan yang Di Mixer (Kocok) :

  • 100 gr gula pasir
  • 3 kuning telur
  • 2 butir telur utuh

Bahan Kering (Ayak) :

  • 300 gr tepung pro sedang
  • 30 gr tepung maizena

Cara Membuat :

  1. Campur bahan biang menjadi satu, aduk rata, diamkan selama kurang lebih 10-15 menit.
  2. Masak santan dan gula sampai gula larut. Tambahkan garam, masak sampai mendidih. Sisihkan. Masukkan susu kental manis, aduk rata. Kemudian tambahkan susu cair dan vanilla essence, aduk rata kembali dan sisihkan.
  3. Mixer gula dan telor dengan kecepatan sedang selama 4 menit/sampai putih mengembang (ribbon stage). Masukkan bahan basah dan bahan kering secara bergantian, mixer dengan kecepatan rendah. Lalu masukkan bahan biang, aduk rata. Terkahir tambahkan butter cair, aduk rata. Tutup dan diamkan selama 1-2 jam.
  4. Setelah adonan double in size, aduk-aduk untuk mengeluarkan bubbles. Tuang adonan kedalam gelas takar
  5. Panaskan cetakan pukis. Olesi cetakan dengan margarine. Tuang adonan kedalam cetakan sampai ¾ tinggi cetakan (sebelum tuang, aduk-aduk adonan dulu). Tutup cetakan, masak selama kurang lebih 5 menit dengan api sedang.
  6. Setelah matang, keluarkan pukis dari loyang dan olesi permukaan pukis dengan butter. Kue pukis siap dinikmati

source

Itulah tadi informasi dari daftar poker mengenai Resep Kue Pukis Empuk oleh - wafercoklatselamat.xyz dan sekianlah artikel dari kami wafercoklatselamat.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website wafercoklatselamat.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Cassava Cake Bake oleh - wafercoklatselamat.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Cassava Cake Bake atau bisa disebut juga dengan bolu panggang singkong biar gak ribet bisa Anda buat sendiri di rumah dengan resep dibawah ini.

Bahan :

  • 1 kg singkong
  • 230 gr gula pasir
  • 400 ml santan kental
  • 3 1/2 sdm tepung tapioka
  • 1/2 sdt garam
  • 2 butir telur uk. Besar, kocok lepas (saring)
  • 50 gr butter, lelehkan
  • Vanili bubuk

Cara Membuat :

  1. Kupas singkong lalu parut (bisa pakai Food Chopper Mitochiba CH Series ) sampai halus.
  2. Masukan semua bahan aduk hingga gula larut. Bisa aduk menggunakan tangan langsung ya agar hasil rata atau agar lebih hemat waktu dan tenaga bisa pakai Standing Mixer.
  3. Tuang adonan dalam loyang ukuran 20 cm yang sudah dioles butter. Panggang suhu 180 derajat celcius hingga kue kecoklatan dan matang. Dinginkan baru dipotong.

Note:

Resep diatas di panggang menggunakan Electric Oven FANTASY 33L Mito MO-888 MO888 dengan dua api atas dan bawah. Panggang cake dengan API BAWAH dahulu jika sudah mendekati matang kekuningan / golden brown ganti dengan API ATAS untuk mengeringkan permukaan cake. Jadi daya cuma pakai 450watt ya cocok untuk rumah yang berdaya rendah. Irit listrik dan hasil bagus ya merata.

Source

Itulah tadi informasi mengenai Cassava Cake Bake oleh - wafercoklatselamat.xyz dan sekianlah artikel dari kami wafercoklatselamat.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Halo sahabat selamat datang di website wafercoklatselamat.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Bingka Kentang Mini oleh - wafercoklatselamat.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Bingka kentang versi mini, pakai cetakan 7/8 lubang sangat pas bikin bingka kentang versi mini ini lebih praktis gak perlu potong-potong lagi kan. Ini untuk 1 resepnya bs dapat 14 biji lho, mayan kan buat cemal-cemil di rumah:

Bahan :

  • 1 buah kentang uk besar, kukus hingga matang
  • 225 gr gula pasir (sesuai selera)
  • 40 gr tepung beras
  • 20 gr tepung terigu
  • 3- 4 butir telur uk sedang
  • 400 ml santan
  • Vanilli bubuk, secukupnya
  • Garam, secukupnya

Cara Membuat :

  1. Siapkan cetakan kue datar 7/8 lubang, beri minyak goreng, lalu masukkan ke dalam oven, panaskan oven suhu 225 derajat celcius.
  2. Masak santan hingga mendidih, angkat, dinginkan.
  3. Siapkan baskom, campur semua bahan tepung, telur, gula, kentang yang di haluskan vanila dan garam aduk hingga rata.
  4. Tuangkan santan ke dalam adonan, aduk rata.
  5. Masukkan ke dalam cetakan bingka yang sudah di panaskan, lalu panggang, dengan suhu 225 derajat celcius, api atas bawah selama 25-30 menit atau tergantung oven masing-masing.
  6. Setelah bagian permukaan terlihat kuning kecoklatan, angkat. Keluarkan bingka dari loyang dan bingka pun siap di sajikan

source

Itulah tadi informasi mengenai Bingka Kentang Mini oleh - wafercoklatselamat.xyz dan sekianlah artikel dari kami wafercoklatselamat.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Manfaat Gula Semut Bagi Kesehatan Yang Perlu Anda Ketahui. :)

Semua orang pasti ingin sehat bukan? Pasti jawabannya mengatakan iya. Begitu pun saya. Nah.. banyak cara orang yang berusaha menjaga kesehatannya, salah satunya adalah menjaga pola asupan makanan ke dalam tubuh. Dan yang menjadi perhatian utama dalam dunia kesehatan sekarang adalah bagaimana menjaga pola asupan kadar gula ke dalam tubuh.

Menyoal kandungan gula dalam tubuh, erat kaitannya dengan pola konsumsi dan kebiasaan masyarakat sekarang. Kebiasaan serba instan, minuman instan, makanan instan,  yang memiliki kandungan gula tinggi, bahkan repotnya gula yang dimasukkan ke dalam komposisi bukan dari jenis gula yang sehat. akibatnya banyak kasus kegemukan, akibat tubuh tidak bisa mencerna gula yang berlebihan.
Kelebihan gula dalam tubuh membuat kerja pankreas sangat berat dan menjadi rusak, maka muncullah penyakit diabetes yang menjadi salah satu penyakit sangat populer di era modern sekarang ini.
Pembatasan asupan gula tak sehat ke dalam tubuh dan memberikan asupan gula yang sehat yang mudah terurai dalam tubuh, akan membantu baiknya kesehatan kita.
Dan salah satu gula yang sehat adalah gula organik dari bahan gula kelapa atau aren, atau sering disebut dengan Gula Semut.

Gula Semut, keberadaannya baru populer akhir-akhir ini,  lain dengan gula putih yang begitu terkenal sejak lama di masyarakat.

Maka dari itu banyak masyarakat yang belum tahu dan masih bertanya – tanya tentang gula semut itu sendiri. Walaupun gula semut belum seterkenal dengan gula putih, tapi gula semut mempunyai kelebihan tersendiri dibanding gula putih, yaitu manfaat yang lebih dari gula semut itu sendiri.

Manfaat gula semut sangat banyak seiring naiknya tingkat kesadaran kita terhadap kesehatan, gula semut akan menanjak popularitasnya. Apalagi jika arah pasarnya dipertajam, pemanis yang berasal dari nira tanaman aren dan kelapa  ini bukan tak mungkin akan digunakan orang sebagai pemanis sehat secara masal.
Gula Semut sangat cocok untuk penambah cita rasa manis baik itu makanan, minuman, atau jamu herbal. Gula semut juga aman dikonsumsi bagi penderita diabetes, karena gula semut sangat dianjurkan bagi penderita diabetes untuk menurunkan kadar gula darah yang tinggi. Penasaran dengan manfaat gula semut? Ingin tahu manfaat yang terkandung dalam gula semut bagi kesehatan? berikut ini adalah manfaat gula semut bagi kesehatan yang perlu anda ketahui.


Sejauh mana Gula Semut itu sehat dan menyehatkan, baiklah kita akan bedah kandungan Gula semut tersebut secara kandungan dan komposisinya.

KANDUNGAN DAN MANFAAT GULA SEMUT

1. Mengandung Thiamin (Vitamin B1)

  • Berfungsi sebagai koenzim dalam metabolisme energi,
  • Memperkuat sistem syaraf dan otot,
  • Membantu tubuh membuat dan memakai protein.

2. Riboflavin (Vitamin B2)

  • Membantu membentuk sel darah merah
  • Menghasilkan antibodi
  • Bersama enzim menghasilkan energi yang diperlukan oleh tubuh manusia
  • Bersama vitamin A memperbaiki selaput mukosa pada saluran pencernaan
  • Menghambat kerusakan sel pada saat proses produksi energi
  • Memperbaiki sistim kerja jaringan dan saluran pencernaan tubuh

3. Nicotinic Acid (Vitamin B3)

  • Mencegah dan menghaluskan bekas jerawat,
  • Mencegah sembelit dan wasir.

4. Pyridoksin (vitamin B6)

  • Metabolisme Protein dan Karbohidrat,
  • Membantu dalam produksi sel-sel darah merah,
  • Membantu sistem imunitas tubuh.

5. Ascorbic Acid

  • Memiliki fungsi Antibiotik
  • Mencegah Rematik, Flu dan Ashma
  • Mencegah Kanker
  • Menciptakan sistem imunitas
  • Memperkokoh tulang dan sendi
  • Bersifat antioksidan dan mampu menangkal radikal bebas.

6. Kalsium

  • Melancarkan peredaran darah
  • Menormalkan Tekanan Darah
  • Menyeimbangkan tingkat keasaman darah
  • Mencegah Osteoporosis (keropos tulang)
  • Mencegah Penyakit Jantung dan menurunkan resiko Kanker Usus
  • Memulihkan gairah Sex yang menurun/ melemah

7. Niacin

  • Berfungsi sebagai koenzim dalam metabolisme Glukosa, Lemak dan Alkohol
  • Membantu kesehatan kulit, sistem syaraf dan sistem pencernaan
  • Menurunkan kadar kolesterol LDL
  • Meningkatkan fungsi kerja otak

Nah.. Sekarang anda  sudah tau kan apa itu gula semut? Gula semut adalah pemanis alami yang dibuat dari nira pohon kelapa, kemudian sari nira pohon kelapa tersebut dipanaskan untuk menghilangkan kandungan airnya. Setelah kering baru gula kelapa bisa dicetak menjadi gula kelapa block atau Gula semut. Sangat banyak kan, kandungan nutrisi pada gula semut?

Masih ragu dengan manfaat yang terkandung dalam gula semut bagi kesehatan? Sekarang waktunya anda beralih ke gula semut yang sudah terbukti memberikan manfaat yang luar biasa.
Tiga tahun tinggal di Eropa dengan keluarga angkat, saya jadi paham bagaimana elegan dan intimnya cara makan mereka. Bagi para keluarga ini, meja makan tidak hanya tempat untuk menyantap makanan, tapi juga ajang bertukar informasi para anggota keluarga dan pembelajaran bagi anak-anak mereka.

Selain table manner, orang Eropa juga sangat perhatian terhadap nilai gizi yang terkandung di suatu makanan hingga hanya makan makanan berkualitas tinggi. Berbeda dengan orang Indonesia yang menjadikan meja makan hanya sebagai tempat menaruh makanan, membuka tudung saji saat akan disantap, lalu pergi ke ruang nonton sambil makan.

Selama tinggal dengan banyak macam keluarga angkat, tidak hanya nilai gizi yang saya pelajari dari mereka, tapi juga kebiasaan makan orang Eropa yang sebenarnya sangat sederhana dan tidak berlebihan. Dari kebiasaan makan mereka ini juga, saya bisa menyimpulkan mengapa orang-orang di benua ini awet tua alias tetap sehat menginjak usia di atas 70-an. Kuncinya, pola makan yang seimbang.


1. Mulailah dengan yang manis



Jangan bayangkan bubur ayam, nasi goreng, nasi uduk plus oseng tempe, ataupun mie kuah, ada di meja makan orang Eropa saat sarapan. Karena nyatanya, mereka tidak ada waktu membuat semua makanan itu di pagi hari.

Sarapan di Eropa termasuk mudah dan paling lama hanya 15 menit. Selain roti, sereal, ataupun yoghurt, banyak juga keluarga angkat saya yang menambahkan telur, sosis, atau salami di menu sarapan mereka. Di negara Nordik, para anak dan orang dewasa juga suka sekali menyantap oatmeal (atau mereka menyebutnya bubur) saat sarapan. Lucunya, sarapan di Eropa selalu dimulai dengan sesuatu yang manis-manis, seperti susu, kopi, teh, jus, cokelat, buah-buahan segar, ataupun selai buah.

Sewaktu jalan-jalan ke Italia, saya dan seorang teman mampir ke kedai kopi yang sudah buka jam 6 pagi. Betul saja, dibandingkan menemukan sandwich yang mengenyangkan, kami hanya melihat orang kanan kiri menyantap brioche atau roti manis ditemani secangkir espresso.


2. You can only be king once



Ada sebuah pepatah diet mengatakan, "breakfast like a king, lunch like a prince, and dine like a pauper." Di Eropa, prinsip ini justru malah kebalikannya. Orang Eropa cenderung makan sangat sedikit di pagi hari dan menyantap makanan berat saat malam.

Tidak seperti di Indonesia yang selalu menyajikan nasi panas dari pagi ke malam hari plus lauk berminyak nan mengenyangkan, orang Eropa 'hanya boleh' menyantap masakan hangat sekali dalam sehari. Bisa saat makan siang ataupun makan malam.

Kalau sarapan selalu dimulai dengan yang manis, siang hari menu diganti dengan makanan yang asin seperti sandwich ataupun salad. Malam hari, salah satu anggota keluarga biasanya masak dan menyiapkan sesuatu yang lebih berat seperti steak, nasi, pasta, burger, ataupun pizza.

Bagi orang Eropa, dinner menjadi sangat penting bagi tubuh mereka setelah lelah beraktifitas di luar. Makanya demi memanjakan si tubuh, makan malam biasanya dibuat lebih komplit dan berat ketimbang dua waktu lainnya. Hebatnya lagi, orang Eropa sudah terbiasa menyantap makanan fresh from the oven setiap hari meskipun harus repot memasak dulu. Ide tentang menyimpan makanan lalu besoknya dimakan kembali biasanya hanya bertahan selama satu hari, lalu sisanya dibuang.


3. Snacking is not so chic



Sejujurnya, saya jarang sekali menemukan orang yang suka ngemil di Eropa. Apalagi ngemil kue-kue manis ataupun chiki sambil nonton tv. But, of course, they do eat chips! Konsep ngemil ini pun biasanya hanya dijadikan disiplin saat hari kerja. Di akhir pekan, orang Eropa biasanya lebih relaxed memanjakan lidah dengan sesuatu yang manis seperti cokelat ataupun permen.

Ngemil pun sebenarnya dipandang tidak elegan oleh orang Prancis. Selain mengandung lemak dan kolesterol tinggi, tentu saja mereka sangat membatasi asupan snack yang dimakan untuk menjaga tubuh agar selalu tetap ramping dan sehat.

Orang tua Eropa juga sangat membatasi anaknya untuk tidak sembarangan makan snack di luar jam makan besar. Kuantitas ngemil harus dihitung agar anak tidak ketagihan. Kebiasaan mendisiplinkan anak seperti ini awalnya saya rasa terlalu "jahat" sampai harus membatasi apa yang anak ingin makan. Tapi lama-kelamaan, saya mengerti, kalau anak terus-terusan diberi makanan manis tanpa dikontrol, mereka akan sangat mudah obesitas dan manja ingin minta lagi dan lagi.

Dibandingkan ngemil keripik kentang, orang Eropa lebih suka mengunyah biskuit buah-buahan, muesli bar, ataupun kue beras. Kalau pun belum kenyang, mereka juga biasanya menyajikan dessert yang wajib ada setelah makan malam. Jenis dessert pun kebanyakan sehat, seperti yoghurt plus berries, sepotong kecil fruit cake, atau berbagai jenis keju berkualitas tinggi.

Lalu bayangkan di Indonesia, betapa gurih dan nikmatnya ngemil bakso saat hujan, pempek dengan cuko pedas-pedas, ataupun martabak manis penggugah selera. Uuups, belum kenyang, lanjut Nasi Padang!


4. Makanlah pada tempatnya



Saya akui, kedisplinan orang Eropa di meja makan harus diacungi jempol. Lapar tidak lapar, kalau waktunya memang sedang makan bersama, semua anggota keluarga wajib berkumpul di meja. Tradisi seperti ini hebatnya bisa saya rasakan setiap hari sewaktu tinggal di Belgia.

Di Indonesia, momen makan bersama keluarga sangat sulit saya dapatkan kecuali di bulan Ramadhan. Saat buka puasa pun, kadang beberapa anggota keluarga ada yang sengaja memisahkan diri agar bisa nonton tv. Padahal makan bersama seperti ini adalah waktu yang paling tepat bertukar cerita dengan anggota keluarga hingga menguatkan rasa kebersamaan.

Satu lagi yang menarik soal betapa hebatnya fungsi meja makan. Para anak-anak balita di Eropa dibiasakan sudah mandiri di meja makan mereka sendiri tanpa harus dipangku orang tua. Saat usia mulai satu bulan, para host kids saya sudah 'ikut makan' bersama keluarga di meja. Menginjak satu tahun, kursi khusus pun dipersiapkan di samping kursi orang tuanya. Lalu di usia 2 tahun, saya sudah bebas tugas membantu menyuapi anak-anak ini, karena nyatanya mereka sudah bisa makan sendiri.

5. No phone allowed


Jujur saja, saya sangat benci melihat ada ponsel di meja makan. Meskipun sedang makan sendiri di restoran, saya berusaha terlihat acuh dengan keberadaan ponsel tanpa takut mati gaya.

Orang Eropa sangat menikmati waktu kebersamaan di meja makan hingga bisa saja mengobrol begitu lamanya. Keberadaan ponsel memang tidak jauh dari mereka tapi selalu absen saat makan malam. Sangat tidak sopan sibuk dengan ponsel masing-masing ketika semua anggota keluarga sedang menyantap hidangan.

Kembali ke Indonesia, entah kenapa, saya selalu melihat meja makan orang di restoran dipenuhi dengan ponsel. Belum lagi ide mencuri WiFi gratisan yang alih-alihnya dipakai untuk upload foto sebelum atau setelah makan. Puncak asiknya adalah saat selesai makan, lalu semua orang seperti terburu-buru mengeluarkan ponsel dan sibuk melihat apa yang terjadi di sosial media.

Satu kali, host mom saya di Denmark, pernah mengangkat telpon dari seseorang di jam makan malam. Mungkin karena keasikkan, si ibu sampai tidak terlalu memperhatikan anak kembarnya yang memang sedang sakit lalu muntah-muntah. Bukannya langsung sigap dengan si kembar, si ibu masih asik saja mengobrol dengan orang di seberang telpon.

Host dad saya akhirnya langsung sigap mengangkat si kembar dari kursi dan marah-marah ke si istri karena bisa-bisanya masih sibuk dengan hal lain. Sehabis dari kejadian itu, saya tidak pernah lagi melihat si ibu memegang ponsel ketika jam makan malam.

6. Rumput tetangga memang lebih hijau



Pertama kali ke Denmark dan ikut masak dengan host dad, saya sebenarnya heran sekaligus bosan selalu kebagian tugas memotong sayuran segar untuk dibuat salad. Tidak hanya sekali dua kali, tapi setiap hari! Sampai-sampai saya pernah menyindir mereka, "you always eat salad."

Si bapak yang memang lebih cerewet, bertanya kepada saya jenis sayuran apa saja yang biasa orang makan di Indonesia. "We never eat raw veggies, only the overcooked ones," kata saya.

Semakin lama tinggal dengan mereka dan ikut komunitas vegan, akhirnya saya paham bahwa orang Eropa memang tidak pernah lepas dari sayuran segar sebagai pelengkap makan. Dibandingkan dengan sayuran layu yang ada pada menu makanan orang Indonesia, orang Eropa lebih banyak mendapatkan vitamin dari sayuran mentah sebagai salad. Ibarat sambal bagi orang Indonesia, kehadiran sayuran di tiap menu makanan menjadi hal wajib bagi orang Eropa.

Di Belgia, host kids saya termasuk yang sangat pilih-pilih makanan dan sayuran. Jenis sayuran pun hanya terbatas ke kembang kol, wortel, ataupun brokoli yang di-steam. Sementara di Denmark, host mom saya sudah membiasakan anak-anaknya diberi wortel, kacang polong rebus, ataupun jagung sejak usia 2 tahun. Meskipun tak semua anak mau makan sayuran, tapi semua orang tua mereka percaya bahwa menghadirkan sayuran di piring sejak dini bisa perlahan menumbuhkan awareness mereka saat beranjak besar.


7. Always obey the rules!


Selain kebiasaan makan di atas, saya juga sangat menyukai pelajaran table manner sederhana yang saya lihat dari keluarga Eropa. Contohnya dengan mengajarkan anak memegang pisau di sebelah kiri dan garpu di sebelah kanan. Saya kesulitan makan dengan tangan kiri, akhirnya jadi terbiasa memegang garpu di sebelah kanan.

Para anggota keluarga pun dilarang meninggalkan meja makan duluan jika anggota keluarga lainnya masih ada yang makan, kecuali sedang ada hal penting yang harus segera dilakukan. Anak-anak yang rewel dan tidak ingin makan di meja, selalu didisiplinkan terlebih dahulu untuk bersikap well-mannered di meja makan.

Saat ada pesta besar pun, makanan yang sudah disajikan di atas meja sepatutnya dihabiskan agar tidak mubazir. Jadi bagi yang masih lapar, sungguh dipersilakan kembali mengisi piring mereka dengan makanan yang masih ada. Tenang saja, tidak akan ada yang menyindir berapa kalori yang sudah dimakan. Jadi, tidak perlu malu jika ingin menambah.

Karena begitu tegasnya pelajaran tentang kedisplinan dan kebersamaan ini lah, makanya kebiasaan makan ini tetap kuat di segala generasi. Seorang teman saya, Michi, wajib sekali makan tiga kalitapi tidak lebihsehari karena memang seperti itulah normalnya bagi dia. Bunny, cowok Denmark yang saya kenal, meskipun bangun tidur jam 5 sore, dia tetap memulai hari dengan makan oatmeal layaknya di pagi hari.

Jadi, kalau kita mengatakan bahwa orang Eropa cenderung individualis dan tidak terlalu family minded, sebenarnya salah juga. Orang Eropa justru sangat relaxed hingga betah berlama-lama mengobrol sekalian menikmati momen kebersamaan. Tidak hanya diajarkan untuk menikmati makanan, ada juga ungkapan-ungkapan dalam bahasa lain, contohnya Denmark, seperti "Tak for mad (terima kasih atas makanan yang sudah dibuat)" yang diucapkan setelah makan untuk menghargai jasa si pembuat makanan.